Selasa, 03 Mei 2011

Operasi Payudara, Perlukah?

Berita Aneh - Permintaan operasi untuk memperbaiki bentuk payudara, baik memperbesar maupun memperkecil terus meningkat dalam 10 tahun terakhir. Sebaliknya, bedah kosmetik lainnya seperti sedot lemak dan pembentukan hidung cenderung berkurang. Baca juga : 4 Cara Mudah Cegah Kanker Payudara dan Bra/ BH Pertama Anti Nuklir.






American Society of Plastic Surgeons baru-baru ini melaporkan, permintaan operasi untuk memperbesar payudara pada tahun 2010 mencapai 296.203 atau naik 2 persen dari 2009. Bahkan bila dibandingkan dengan data 10 tahun sebelumnya, angka tersebut meningkat 39 persen.



Permintaan untuk memperkecil ukuran payudara juga meningkat menjadi 82.871 atau naik 6 persen dibandingkan tahun 2009. Hanya saja jika dibandingkan dengan 10 tahun sebelumnya, angka tersebut sedikit mengalami penurunan yakni sekitar 2 persen.

Data ini menunjukkan, operasi untuk memperbaiki bentuk payudara relatif paling diminati dalam 10 tahun terakhir bila dibandingkan dengan jenis bedah plastik yang lain. Operasi mengubah bentuk hidung, memperbaiki kelopak mata dan sedot lemak justru mengalami penurunan.

Besarnya penurunan minat untuk melakukan bedah plastik dalam 10 tahun terakhir adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari NY Times, Rabu (23/3/2011):

Sedot lemak, turun 43 persen
Memperbaiki bentuk hidung, turun 35 persen
Memperbaiki kelopak mata, turun 36 persen
Face-lift (permak wajah total), turun 16 persen.

Penurunan minat terhadap berbagai jenis bedah kosmetik disebabkan oleh perkembangan teknologi yang menghadirkan prosedur lain yang lebih aman. Prosedur-prosedur noninvasif atau tanpa operasi seperti suntik botox, laser saat ini lebih diminati dibandingkan bedah kosmetik.

Permintaan berbagai prosedur noninvasif juga menunjukkan peningkatan dalam 10 tahun terakhir, diantaranya adalah sebagai berikut:

Suntik botox, naik 584 persen
Penghilangan keriput, naik 172 persen
Penghilangan rambut halus dengan laser, naik 27 persen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar